Unsur – Unsur Mineral

Mineral yang ada di alam ini sangat bervariasi namun tidak semua mineral yang ada di alam dibutuhkan oleh tubuh, sebagian justru berbahaya walau dalam jumlah yang sedikit.

Misal : Arsen (As) yang dapat menyebabkan iritasi usus, dan kerusakan syaraf dan sel.

Unsur – unsur mineral dapat kita ditemukan dalam bahan makanan yang kita konsumsi. Bahan makanan tersusun atas 96% zat organik dan air, yang 4%nya baru unsur mineral (zat anorganik).

Mineral dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah tertentu.

Jika tubuh kekurangan mineral maka dapat menyebabkan penyakit, tetapi mineral juga tidak boleh dikonsumsi secara berlebih karena dapat mengganggu kesehatan.

Misalnya natrium, yang dalam kadar berlebih dapat menyebabkan hipertensi.

Unsur mineral dapat dibagi menjadi 2, yaitu :

  • Unsur mineral makro yaitu Unsur – unsur mineral yang terdapat di dalam tubuh dalam jumlah yang besar ( > 0,005 % berat badan), meliputi : Natrium (Na), Klor (Cl), Kalsium (Ca), Fosfor (P), Magnesium (Mg), Belerang (S), Kalium (K).
  • Mineral Mikro (Trace Element) yaitu Unsur – unsur mineral yang terdapat di dalam tubuh dalam jumlah yang sedikit ( < 0,005 % berat badan), meliputi : Besi (Fe), Iodium (I), Mangan (Mn), Tembaga (Cu), Seng (Zn), Kobalt (Co), Fluor (F).

Saat ini kita bahas satu persatu mulai dari unsur mineral makro.

  1. Kalsium

Kalsium merupakan unsur mineral yang paling banyak dibutuhkan oleh tubuh. 39 % dari keseluruhan unsur mineral yang dibutuhkan oleh tubuh adalah kalsium. Oleh karena itu, Unsur ini sering terdapat dalam kadar yang kurang memadai dalam tubuh. Namun jika kita mengonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan karang di ginjal.

Tubuh memerlukan kalsium dalam jumlah besar terutama pada masa kanak – kanak, ibu hamil dan laktasi (menyusui) untuk pertumbuhan tulang dan gigi bayinya. Jika intake kalsium kurang, janin akan mengambilnya dari sang ibu. Ini salah satu penyebab penyakit tulang keropos pada ibu hamil.

99% kalsium terdapat dalam jaringan keras (seperti tulang dan gigi) dan 1% sisanya bersirkulasi dalam darah, cairan intra dan ekstra sel.

Peranan Kalsium :

  • Membentuk tulang dan menjaganya tetap kuat; Oleh karena itu jika bayi & anak – anak kekurangan kalsium maka pertumbuhannya akan terhambat.
  • Membentuk aktivitas otot jantung, yaitu mengatur ritme jantung mengerut dan mengembang, sehingga dapat menjaga normalitas kerja jantung.
  • Dalam proses pelepasan neurotransmitter (zat dalam otak yg berfungsi membewa pesan antar sel syaraf) dan sangat dibutuhkan untuk mengaktifkan dan mengistirahatkan pesan otak. Oleh karena itu, jika kekurangan kalsium pengaktifan / pengistirahatan pesan otak akan kacau. Akibatnya tidur tidak nyenyak, insomnia, gelisah dan pikun (Daya ingat berkurang àIon kalsium berperan penting dalam proses pengeluaran dan pengiriman sinyal syaraf).
  • Ion kalsium akan memberi tanda ketika kuman / virus / racun masuk ke dalam tubuh dan memerintahkan sisitem kekebalan tubuh untuk beraksi & menaklkukan benda asing tersebut. Oleh karena itu jika kekurangan kalsium daya tahan tubuh akan melemah dan akan mempengaruhi kecerdasan anak.

—Kecukupan kalsium rata-rata sehari untuk Indonesia, yaitu :

  • 0 – 6 bulan 210 mg/hari
  • 6 – 12 bulan 270 mg/hari
  • 1 – 3 tahun 500 mg/hari
  • 4 – 8 tahun 800 mg/hari
  • 9 – 18 tahun 1.300 mg/hari
  • Dewasa 19 – 50 tahun 1.000 mg/hari
  • Dewasa 51+ tahun 1.200 mg/hari

(Widya Karya Pangan dan Gizi LIPI 1993)

Bahan makanan yang merupakan sumber kalsium adalah susu, ikan laut, udang, keju, daun singkong, kacang panjang, brokoli, kubis, nasi, daging, gandum, roti.

Absorpsi kalsium dibantu oleh vitamin D, vitamin C dan laktosa, sedangkan oksalat dan fitat justru akan mengganggu absorpsi kalsium.

Jika tubuh kekurangan kalsium maka yang akan terjadi :

  • Pertumbuhan tulang dan gigi menjadi terhambat;
  • Melemahkan kerja otot jantung , sehingga mengakibatkan berbagai penyakit jantung;
  • Riketsia pada anak – anak.
By chemistryaddict Posted in Uncategorized

Materi

Pada materi tentang ilmu kimia telah dijelaskan bahwa definisi dari Materi adalah segala sesuatu yang menempati ruang dan mempunyai massa.

Ada ratusan materi yang dapat kita temukan dalam kehidupan sehari – hari. Ada yang berwujud padat seperti tensimeter dan stetoskop, ada pula yang berwujud cair seperti air dan alkohol, ada pula yang berwujud gas, seperti oksigen dan karbon dioksida.

Lalu apakah yang membedakan antara materi yang wujud padat, cair dan gas ?

Padatan, memiliki :

  • Partikelnya rapat,
  • Gaya antar partikel kuat,
  • Partikelnya diam, jika bergerak hanya bergetaran tapi tdk pindah tempat,
  • Tidak dapat di mampatkan,
  • Bentuk dan volumenya tidak berubah.

Cairan :

  • Jarak antar partikel penyusunnya dekat atau rapat,
  • Gaya tarik antar partikel lebih lemah daripada padat,
  • Partikelnya dapat bergerak,
  • Tidak dapat dimampatkan,
  • Bentuknya berubah – ubah sesuai tempatnya dan volumenya tetap.

Gas :

  • Jarak antar partikel penyusunnya berjauhan,
  • Gaya antar partikel hampir tdk ada,
  • Partikel dapat bergerak bebas dg arah gerakan acak karena terjadi tumbukan antar partikel & wadah,
  • Dapat dimampatkan,
  • Bentuk dan volumenya berubah – ubah.

Materi dapat mengalami perubahan, baik secara kimia maupun secara fisika.

Materi yang mengalami perubahan fisika disebut perubahan fisika. Perubahan fisika adalah perubahan yang bersifat sementara dan tidak menghasilkan zat baru. Perubahan fisika ditandai dengan terjadinya perubahan wujud atau bentuk.

Contoh : Jika es (padat) dipanaskan akan mengalami perubahan wujud menjadi air (cair), jika terus dipanaskan akan mengalami perubahan wujud yaitu menjadi uap air (gas). Tetapi zatnya tetap AIR.

Materi yang mengalami perubahan secara kimia disebut perubahan kimia. Perubahan kimia adalah perubahan yang bersifat kekal dan menghasilkan zat baru. —

Contoh : Jika batang kayu dibakar, maka batang kayu tersebut berubah menjadi abu dan asap. Abu dan asap ini tidak dapat berubah kembali menjadi batang kayu. Dan abu dan asap adalah zat baru.

Perubahan kimia disebut juga Reaksi Kimia.

Contoh : Pada perkaratan : Besi + Oksigen (dari udara) akan menghasilkan Karat.

—Zat yang bereaksi disebut Pereaksi (Reaktan) dan zat yang merupakan hasil reaksi disebut Produk.

—Berlangsungnya reaksi kimia ditandai oleh :

  1. Timbul gelembung gas; Contoh : Pualam + larutan asam klorida akan timbul gembung gas yaitu gas CO2
  1. Terbentuk endapan; Contoh : Larutan perak nitrat + larutan natrium klorida akan timbul endapan putih
  1. Perubahan warna; Contoh : Larutan kalium kromat (kuning) + larutan asam sulfat akan berubah warna menjadi jingga
  1. Perubahan suhu; Contoh : Kapur + air, maka suhu akan mengalami kenaikan

Dapatkan bentuk power pointnya di : Materi pdf

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL HOPEA MENGARAWAN (DIPTEROCARPACEAE) TERHADAP KADAR GLUTAMAT PIRUVAT TRANSAMINASE (GPT) SERUM DARAH TIKUS PUTIH

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL HOPEA MENGARAWAN (DIPTEROCARPACEAE) TERHADAP KADAR GLUTAMAT PIRUVAT TRANSAMINASE (GPT) SERUM DARAH TIKUS PUTIH

Oleh : Vita Kumalasari

Program Studi Kimia, Jurusan Pendidikan Kimia, Fakultas matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Yogyakarta

Email : vita_kumalasari_mst@ymail.com

ABSTRAK

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol Hopea mengarawan (Dipterocarpaceae) terhadap kadar Glutamat Piruvat Transaminase (GPT) serum darah dan tingkat kerusakan sel hati tikus putih secara mikrokopis.

Penelitian ini dilakukan dengan member perlakuan pada tikus putih jantan yang berumur 7 minggu dengan berat badan 118 – 124 gram. Perlakuan yang diberikan adalah pemberian ekstrak etanol H. mengarawan secara peroral selama 4 hari, kemudian pada hari ke-5 tikus diambil darah dan hatinya untuk dianalisis kadar GPT dan hispatologi sel hatinya. Kadar GPT serum ditentukan dengan metode spektrofotometri GPT – ALAT (Alanin Amino Transaminase) dengan reagen kit siap pakai dan diukur absorbansinya pada panjang gelombang 340 nm, sedangkan analisis hispatologinya dilakukan dengan mengamati sel hatinya secara mikroskopis. Dosis ekstrak etanol H. mengarawan yang digunakan adalah 10, 30, dan 50 mg/kg bb. Senyawa toksin yang digunakan untuk merusak sel hati tikus adalah CCl4 25% dalam parafin cair dan diberikan pada dosis 2,8 ml/kg bb.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol H. mengarawan dapat menurunkan kadar GPT serum darah tikus, yang didukung pula oleh hasil analisis hispatologi yang menunjukkan adanya pengurangan kerusakan sel hati tikus yang berupa degenerasi lemak dan nekrosis. Semakin tinggi dosis ekstrak etanol H. mengarawan yang diberikan ke tikus, maka kadar GPT serum darah dan kerusakan selnya semakin rendah.

Kata Kunci : Hopea mengarawan, Glutamat Piruvat Transaminase, Degenerasi Lemak, Nekrosis, Serum Darah

 

ABSTRACT

This research is aimed to determine the influence of Hopea mengarawan (Dipterocarpaceae) etanol extract toward the content of Glutamat Piruvate Transaminase (GPT) blood serum and level of cell damage on mouse liver microscopically.

The research was conducted by a treatment to while male mouse of 7 weeks old and 118 – 124 g weight. H. mengarawan extract was orally given for 4 days and its liver was taken in the fifth day for GPT content and liver cell hispathologic analyses. GPT content was determined using GPT-ALAT (Alanine Amino Transferase) spectrophotometry methods with instant reagen kit and its absorbance was measured in 340 nm wavelength, while hispatologic analysis was conducted by observing the liver cell microscopically. The dosis of H. mengarawan etanol extract is 10, 30, and 50 mg/kg bb. Toxic coumpound used for damaging mouse’s liver cell is CCl4 of 25% in liquid paraffin and given of 2,8 mg/kg bb.

The result show that H. mengarawan etanol extracts are able to decrease GPT content for mouse blood serum, and also supported by its hispatologic analysis results that also show decreased damage on mouse’s liver cell in the form of fat and necrosis degeneration. Higher dosis of H. mengarawan etanol extracts are able to decrease GPT content for mouse blood serum and decrease damage on mouse’s liver cells.

Keywords : Hopea mengarawan, Glutamat Piruvate Transaminase, Fat and Degeneration, Necrosis, Blood Serum

Kami juga menyediakan File lengkapnya…

Jika berminat silakan hubungi email saya : vita_kumalasari_mst@ymail.com

Ilmu Kimia

Apakah setiap hari Anda bersinggungan dengan kimia ?

Ya… Tanpa kita sadari setiap hari mulai dari bangun tidur sampai tidur kembali, bahkan saat tidurpun kita selalu bersinggungan dengan kimia. Sebagai contoh udara yang kita hirup adalah oksigen. Apakah Anda mennyadari bahwa Oksigen adalah salah satu contoh senyawa kimia yang memiliki rumus kimia O2? Pada saat mandi, Andapun membutuhkan senyawa kimia berupa air (H2O), sampo dan sabun.

Lalu apasih yang dimaksud dengan ilmu kimia ?

Ilmu kimia adalah ilmu yang mempelajari segala sesuatu tentang materi, yang meliputi susunan, struktur, sifat dan perubahannya, serta energi yang menyertai perubahan tersebut.

Lalu apa itu Materi ?

Materi adalah segala sesuatu yang menempati ruang dan mempunyai massa. Ada ratusan materi yang dapat kita temukan dalam kehidupan sehari – hari, seperti air, alkohol, oksigen, udara, termometer, stetoskop, dan sebagainya.  Namun dalam kehidupan sehari – hari istilah massa seringkali disamakan dengan berat, padahal massa dengan berat itu berbeda.

Apa perbedaan massa dengan berat ?

Setiap benda mempunyai massa, yaitu ukuran kelembaman atau ukuran bertahannya suatu benda terhadap suatu gaya. Oleh karena itu, massa suatu benda bergantung pada jumlah materi penyusunnya. Semakin banyak materi penyusun suatu benda semakin besar ukuran kelembamannya, maka semakin besar pula massanya.

Sedangkan Berat adalah ukuran besarnya gaya tarik gravitasi yang dialami oleh suatu benda. Artinya berat bergantung pada besarnya percepatan gravitasi di tempat benda tersebut berada, sehingga benda yang sama dapat memiliki berat yang berbeda jika diukur di tempat yang berbeda gravitasinya sedang massa suatu benda akan selalu tetap di manapun benda tersebut berada.

Contoh :

Berat sebuah benda di bumi akan berbeda dengan beratnya di bulan. Benda yang mempunyai berat 97,8 Newton di bumi akan mempunyai berat 16,3 Newton saja di bulan, karena percepatan gravitasi di bulan 1/6 kali percepatan gravitasi di bumi. Berat dapat dihitung dengan mengalikan massa suatu benda dengan percepatan gravitasi dimana benda tersebut berada.

Benda yang bermassa 10 kg dibumi akan tetap bermassa 10 kg di bulan.

Jadi jika kita menimbang badan, berarti kita sedang menggukur berat atau massa ?

Ya… Benar kita senang mengukur massa tubuh kita :>

Dari pengertian ilmu kimia diatas telah dijelaskan bahwa ilmu kimia adalah ilmu yang mempelajari segala sesuatu tentang materi, yang meliputi susunan, struktur, sifat dan perubahannya, serta energi yang menyertai perubahan tersebut.

Hal ini menunjukkan bahwa kita hanya akan mempelajari mengenai susunan, struktur, sifat dan perubahan, serta energi yang menyertai perubahan dari suatu materi.

Kita contohkan materinya adalah Air

Jika kita memandang air dari segi ilmu kimia maka :

Air atau H2O ini artinya air tersusun atas 2 atom hidrogen & 1 atom oksigen,

Struktur air : bentuk huruf V,

Sifat air : mendidih pada suhu 100 C dan membeku pada suhu 0 C,

Perubahan : pada suhu 100 C terjadi perubahan wujud dr cair ke gas, pada suhu 0 C terjadi perubahan wujud dr cair ke padat

Energi yg menyertai perubahan tsb :

Cair menjadi Gas : membutuhkan energi, sedangkan Cair menjadi Padat : membebaskan energi.

Dapatkan bentuk power pointnya hanya dengan mengklik :

Ilmu kimia.pdf

Karbohidrat

Originally posted on Kimia - Lingkungan - Kesehatan:

Dalam kehidupan sehari2 kita selalu melakukan aktivitas, seperti makan, jalan, berdiri, mandi dan untuk melakukan aktivitas itu kita memerlukan energi. Darimanakah kita mendapatkan energi tersebut?

Energi dapat kita peroleh dari bahan makanan yg kita makan.

Pada umumnya mayoritas makanan yg kita makan itu mengandung karbohidrat, protein,dan lipid.

Karbohidrat inilah yang menjadi sumber utama energi bagi tubuh. Pada sistem sirkulasi darah di dalam tubuh manusia, sumber energi dihasilkan dari keberadaan karbohidrat yang dalam bentuk glukosa.

Ternyata, karbohidrat tak hanya bisa Anda dapatkan dari beras putih atau nasi yang menjadi makanan pokok sebagian besar penduduk Indonesia. Beberapa makanan-makanan lainnya yang mengandung karbohidrat yaitu singkong, jagung, kentang, biji – bijian, kacang – kacangan, dan lain – lain.

Karbohidrat berasal dari kata hydrate de carbon ( hidrat dari arang ) atau sakarida (dari bahasa Yunaniσάκχαρον, sákcharon, berarti “gula“). Karbohidrat tersusun atas atom karbon, hidrogen & oksigen.

Salah satu contoh karbohidrat adalah Glukosa dengan rumus kimia C6H12O6 dan…

View original 94 more words

By chemistryaddict Posted in Uncategorized

LIPID

Lipid adalah Lemak , Tetapi Lemak belum tentu LIPID… 

Binggung????

Silakan Download :

http://www.ziddu.com/download/23612355/uploadlipid.pdf.html

Karena LIPID adalah suatu senyawa non polar yang bersifat hidrofobik, terdapat dalam semua bagian tubuh serta dapat diekstraksi dari materi hidup dengan menggunakan pelarut non polar seperti kloroform, benzena dan etil eter

By chemistryaddict Posted in Uncategorized