Misteri ATOM

Sebutan “atom” berasal dari bahasa Yunani, yaitu “atomos” yang berarti “tidak dapat dibagi lagi”. Ini adalah misteri science terbesar, misteri ini telah ada sejak abad ke-4 sebelum masehi. Pada saat itu, seorang filsuf Yunani bernama Democritus mengemukakan pendapatnya tentang materi. Menurut Democritus, jika suatu materi dibagi-bagi, maka akan sampai pada bagian terkecil yang disebut ATOM.
Pada tahun 1803, seorang guru dan ahli kimia asal Inggris bernama John Dalton, mengemukakan teori atom yang pertama, yaitu semua materi terdiri atas partikel-partikel terkecil dan tidak dapat dimusnahkan yang disebut atom.

Pada tahun 1897, Thomson melakukan percobaan dengan tabung, dan ditemukan suatu partikel bermuatan listrik negatif yang lebih kecil dari atom. Disimpulkan, bahwa atom terdiri dari elektron-elektron.

Ilmu pengetahuan terus berkembang, lewat eksperimen demi eksperimen, diketahui bahwa atom terdiri dari inti atom yang bermuatan positif (terdiri dari partikel neutron dan proton), dan awan elektron bermuatan negatif yang senantiasa mengitari inti atom.

Atom memang bukan elemen fundamental. Dalton menganggap atom adalah partikel titik yang tidak dapat dibagi lagi, kemudian Thomson menemukan elektron, lalu Rutherford mengemukakan inti atom dan proton, dilanjutkan Chadwick dengan menemukan neutron. Maka, meruntuhkan klaim bahwa atom adalah partikel titik.

Proton, elektron dan neutron dikenal dengan sebutan partikel sub atomik, dan partikel lebih kecil lagi yang disebut quark dan gluon. Perilaku ratusan partikel dapat dijelaskan sebagai kombinasi dari elemen fundamental yang disebut quark. Sebelumnya, hanya elektron yang diketahui sebagai salah satu elemen fundamental penyusun materi, ternyata quark juga sebagai partikel pembentuk materi. Semua materi dibentuk oleh kombinasi quark, baryon adalah sebutan dari tiga kombinasi quark yang terbentuk. Proton dan neutron adalah suatu contoh jenis baryon. Sedangkan gluon memiliki sifat yang berbeda dengan partikel lainnya, mereka dapat saling berinteraksi.

Misteri alam semesta mungkin “tersimpan” didalam partikel sub atomik, sehingga dilakukan percobaan menembakkan dua berkas partikel proton sehingga mengelilingi terowongan sirkuler yang memuat lebih dari 1.000 magnet silindrik. Dua berkas partikel proton akan melesat dengan kecepatan yang mendekati cahaya, sehingga dapat menyelesaikan 11.000 putaran perdetik, dan diperlukan ribuan magnet bertenaga besar yang bersuhu minus hingga 271 derajat celcius.

Jika pembelahan inti atom dengan reaksi berantai dapat memunculkan chaos, ini mungkin dapat diteliti bila seandainya ditemukan sebuah komputer yang dapat menghitung dengan tepat, posisi dan pergerakan atom di alam semesta.

Seluruh materi di alam semesta diketahui disusun atas atom-atom. Mungkinkah apabila kita dapat mengetahui dengan pasti posisi dan pergerakan seluruh atom yang ada di alam ini, kita dapat mengetahui bencana yang akan terjadi ?

Apabila kita dapat mengetahui bencana yang akan terjadi, seperti gelombang tsunami, dan lain sebagainya. Kita mungkin dapat meminimalkan korban, dan mengurangi air mata saudara-saudara kita yang jatuh membasahi bumi ini.

dikutip dari http://id.shvoong.com/exact-sciences/chemistry/1974266-misteri-atom/

One comment on “Misteri ATOM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s