Misteri, SAINS & PENEMUAN

“Misteri”, “Sains” dan “Penemuan” adalah tiga kata yang tidak terpisahkan. Semula kita menyebut misteri karena belum dapat kita jelaskan secara logika, secara sains, belum ada data yang cukup, ataupun belum dapat di implementasikan. Setelah itu dilakukan eksperimen-eksperimen untuk menyingkap misteri, setelah misteri tersingkap terciptalah penemuan baru.
Penemuan baru yang berguna untuk umat manusia adalah mahakarya yang akan terus dikenang sepanjang masa.

Demikian pula yang dilakukan CERN (organisasi penelitian nuklir Eropa) dengan mesin LHC (Large Hadron Collider), eksperimen demi eksperimen dilakukan untuk mencoba menjawab misteri anti materi dan mungkin juga dimensi ruang dan waktu. Mesin LHC berusaha merekonstruksi ulang proses terjadinya big bang, salah satu teori ilmu pengetahuan yang menjelaskan perkembangan dan bentuk awal dari alam semesta. Menurut teori ini, alam semesta tercipta dari kondisi padat dan panas yang kemudian mengembang. Big bang bukanlah ledakan seperti yang dikira banyak orang. Big bang adalah suatu proses, yaitu proses pengembangan ruang & waktu yang terjadi di alam semesta.
“Proses big bang” masih terus terjadi hingga saat ini, per seribu juta tahun alam semesta mengembang hingga 10%. Eksperimen terhadap big bang telah dikemukakan sejak 30 tahun yang lalu, dan realisasinya dilakukan CERN dengan mesin LHC yang bernilai sekitar 9 milyar dollar. Eksperimen ini memang cukup menuai kontroversi.

Selain CERN, Fermilab juga telah banyak menghasilkan penemuan-penemuan baru, bahkan penemuan Fermilab masih lebih banyak dibanding penemuan CERN, walaupun CERN lebih populer karena sumbangsih besarnya pada pengembangan Internet. Ilmuwan Fermilab turut membantu penemuan bom atom pertama, sehingga Jepang kalah kemudian Indonesia merdeka, banyak ilmuwan muda eksentrik yang bergelut disana. Tapi CERN adalah organisasi besar dengan budget besar sehingga mereka memiliki laboratory penelitian partikel terbesar didunia yang tentu saja memungkinkan untuk membuat “tiruan big bang”. Mereka bahkan mengumpulkan ilmuwan yang mewakili 580 universitas didunia dan didukung oleh sejumlah laboratory. Dengan sokongan dana dari 20 negara termasuk Amerika dan Jepang sebagai penyumbang terbesar, diharapkan proyek ini dapat menghasilkan penemuan baru untuk dunia.

Mesin milik CERN ini menumbukkan partikel-partikel sub atomik. Fenomena yang terjadi pada level sub atomik adalah apa yang kita pelajari dalam fisika partikel, mengenai elemen fundamental material dan bagaimana mereka berinteraksi.
Tubrukan partikel sub atomik akan menghasilkan panas yang melebihi matahari, panas yang dihasilkan akan dikosentrasikan ke tempat yang lebih kecil dari setitik debu, partikel sub atomik yang terbentuk kemudian dipelajari oleh ilmuwan di seluruh dunia.

Seperti yang kita tahu, benda apapun didunia ini, baik cair, padat maupun gas disusun atas atom-atom. Partikel sub atomik adalah apa yang kita kenal sebagai proton, elektron dan neutron. Berkat eksperimen demi eksperimen diketahui ternyata ada partikel lebih kecil lagi yang disebut quark dan gluon.
Ini sangatlah penting dalam ilmu pengetahuan, bahkan apabila peradaban kita akan punah dan hanya kalimat pendek yang dapat kita tinggalkan untuk peradaban selanjutnya dibumi, maka kalimat yang akan dipilih adalah : “Teori atom, semua materi di dunia terbentuk oleh atom-atom”.

Semoga penemuan baru yang berguna bagi umat manusia dapat dihasilkan oleh CERN, seperti halnya Internet yang merupakan mahakarya mereka. Penemuan yang dapat diwariskan hingga peradaban masa depan di bumi.

dikutip dari http://id.shvoong.com/exact-sciences/chemistry/1977415-misteri-sains-penemuan/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s