Pewarnaan Mikroba

Mikroorganisme yang ada di alam ini mempunyai morfologi, struktur dan sifat-sifat yang khas. Namun mikrorganisme yang tidak diwarnai umumnya tampak transparan (tembus pandang) jika diamati menggunakan mikroskop cahaya biasa. Hal ini karena sitoplasma sel mikroba memiliki indeks bias yang hampir sama dengan indeks bias lingkungannya dan mikroba tidak mengadsorbsi atau membiaskan cahaya. Kontras antara sel dengan latar belakangnya (medium) dapat diperjelas dengan cara mewarnai sel – sel mikroba tersebut dengan zat warna. Zat warna akan mengadsorbsi dan membiaskan cahaya sehingga kontras mikroba dengan sekelilingnya dapat ditingkatkan.

Zat warna digunakan untuk membedakan mikroba karena reaksinya dengan sel mikroba akan menghasilkan hasil yang berbeda – beda. Perbedaan inilah nanti yang akan digunakan sebagai dasar perwarnaan mikroba. Zat warna yang digunakan adalah senyawa – senyawa garam, yaitu persenyawaan organik yang memiliki gugus kromatofor (kromofor) dan gugus auxokrom.

Apa itu gugus kromatofor dan auxokrom ? Ingin tau teknik – teknik pewarnaan juga ?

Silakan download :

http://www.ziddu.com/download/14327046/pewarnaanmikroba.pdf.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s